Islam telah memberikan solusi atas rusak sistem aturan saat ini. Bahkan Islam mampu mengatur semua aspek kehidupan manusia dengan sempurna sebab berasal dari zat yang Maha Sempurna yaitu Allah Swt
Oleh : Lestia Ningsih S.Pd
WacanaMuslim-Sistem sosial yang diambil dari sebuah sistem tertentu juga akan mempengaruhi sistem pergaulan pada masyarakat. Rusaknya sistem negara berarti sistem pergaulan dalam masyarakat juga rusak, rusaknya sistem pergaulan pada masyarakat berarti juga rusak pada lingkup keluarga dan hal ini juga merusak individu-individunya.
Negara bahkan dunia yang saat ini menganut sistem sekuler nampak mulai meresahkan sebab menghilangkan fitrah dan nalar manusia. Sebagai contoh dari rusaknya sistem saat ini yaitu viralnya sebuah kisah nyata berupa perselingkuhan yang pelakunya adalah suami dan iparnya sendiri.
Kisah viral ini digarap menjadi sebuah filim oleh Hanung Bramantyo yang berjudul “Ipar Adalah Maut” salah satu film Indonesia terbaru dari MD Pictures, Film ini merupakan adaptasi dari kisah nyata perselingkuhan yang viral di Tiktok yang diceritakan oleh Elizasifaa. Cerita itu merupakan kisah cinta perselingkuhan dari salah satu follower Elizasifaa. (RRI.co.id, 27/7/2024)
Siapapun pasti berpikiran sama bahwa hal yang demikian merasa resah dan menjijikan. Sebab perusak rumah tangga tidak hanya datang dari pelakor atau pebinor bahkan bisa datang dari keluarga atau orang terdekat sendiri.
Bahkan bukankah sebelumnya juga viral kisah mantu yang berselingkuh dengan ibu mertuanya, juga kisah perselingkuhan majikan dengan art-nya. Tidak hanya satu atau dua kasus contoh dari rusaknya sistem pergaulan dari sistem sekuler saat ini.
Selain kasus perselingkuhan bahkan kasus pelecehan berjibun memenuhi beranda kita di sosial media bahkan hal ini juga terjadi di sekitar kita seperti ibu yang melecehkan balitanya, bapak yang memperkosa anak kandungnya, kerebat yang melecehkan gadis dibawah umur yang ini sungguh memuakkan dan menjijikan sebab di mana nalar para pelaku hingga berbuat hal biadab seperti itu.
Sistem pergaulan yang rusak adalah penyebab dari rusaknya sistem sosial di tengah-tengah masyarakat. Dan beginilah gambaran rusaknya sistem sekuler-kapitalisme yang mengagung-agungkan kepuasan jasmanilah sebagai puncak kebahagiaan tertinggi maka pantas belahan bumi mana saja yang menerapkan sistem busuk ini akan berprilaku merusak dan meresahkan.
Lihatlah dari sistem buruk ini menjadikan masyarakat berpikir dan memahami bahwa pacaran adalah normal, berzina atas dasar suka sama suka adalah wajar, berikhtilat (campur baur) dan berkholwat ( berdua-duan) adalah hal yang biasa padahal ini merupakan sumber fitnah yang besar. Maka tidak heran perselingkuhan, pelecehan, pemerkosaan terjadi dimana-mana.
Beginilah jika kita terus mengadopsi sistem sekulerisme yang memisahkan agama dari kehidupan. Mencampakkan agama pada aturan kehidupan baik individu, masyarakat, dan negara, maka wajar jika sistem pergaulan bahkan semua aspek kehidupan akan hancur lebur dan menyengsarakan.
Islam telah memberikan solusi atas rusak sistem aturan saat ini. Bahkan Islam mampu mengatur semua aspek kehidupan manusia dengan sempurna sebab berasal dari zat yang Mahasempurna yaitu Allah SWT.
Dalam Islam telah menjelaskan secara gamblang siapa aja yang menjadi mahram bagi pria maupun wanita yang artinya ipar adalah mahram Muaqqat yang terputus yang tidak sah dinikahi namun tidak dibenarkan berinteraksi yang tidak diperbolehkan hukum syara, seperti tidak boleh menampakkan aurat, berkholwat dan lainnya sebagaimana sabda Nabi SAW :
“Berhati-hatilah kalian masuk menemui wanita.’ Lalu seorang laki-laki Anshar berkata, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat Anda mengenai ipar?’ Beliau menjawab, ‘Ipar adalah maut’.” (HR Al-Bukhari dan Muslim).
Begitulah detailnya Islam dalam mengatur masalah pergaulan. Islam tidak terlalu ketat dan tidak bebas namun semua pemenuhan fitrah dan naluri manusia dipenuhi secara selaras. Islam memandang tidak ada interaksi pria dan wanita kecuali pernikahan dan yang diperbolehkan dalam syara yaitu pendidikan, kesehatan, muamalah, haji, dan tolong menolong. Selebihnya Islam melarang campur baur atau berkholwat antara pria dan wanita maka Islam melarang pacaran, berzina, perselingkuhan dan tindak asulila lainnya.
BACA JUGA : Perilaku Bejat Akibat Sistem Yang Cacat
Jika pelanggaran terjadi syara telah memiliki hukum uqubat yang tegas. Jika jatuhnya sampai pada perzinahan maka jika pelaku sudah menikah harus dirajam sedangkan yang belum menikah harus dijilid (cambuk) 80 kali. Hukum ini harus disaksikan oleh khalayak ramai sebagai pelajaran dan pencegahan bagi orang-orang yang ingin bertindak sama.
Dan yang terpenting Islam mampu memupuk individu-individu yang bertakwa hingga setiap kaum muslimin menyadari bahwa Allah SWT maha melihat dan maha mengetahui. Hingga di manapun dan kapanpun mereka menyadari bahwa Allah mengawasi hingga muncul dalam benak individu untuk takut bermaksiat karena takut kepada Allah bukan yang lainnya.
Kerusakan saat ini tentu sistem Islam adalah solusinya hanya saja tidak cukup diterapkan pada individu melainkan harus negara dengan penerapan yang kaffah. Allahu ‘alam bishowab []
Sumber Foto : Canva

