Lima tahun yang lalu, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mendistribusikan 50.000 Al-Qur’an ke Kepulauan Maluku Utara, khususnya Halmahera. Namun, sejak akhir 2019, belum ada lagi bantuan pembagian Al-Qur’an secara merata bagi saudara muslim di sana. Hal ini berdampak besar pada umat Muslim di pulau-pulau terpencil. Banyak Al-Qur’an yang sudah dibagikan kini rusak dan tidak dapat digunakan.
Maluku Utara memiliki 395 pulau, dan 331 di antaranya belum berpenghuni. Sebagian besar penduduknya beragama Islam, dan mereka menggantungkan hidup pada pertanian, perikanan, dan hasil laut.
Kesulitan Akses Al-Qur’an di Pulau Terpencil di Maluku
Di perkotaan, masyarakat bisa dengan mudah membeli Al-Qur’an di toko. Namun, bagi mereka yang tinggal di daerah terpencil, hal ini sangat sulit. Mereka sering bergantung pada keluarga atau tetangga yang pergi ke kota untuk membeli Al-Qur’an. Oleh karena itu, memberikan bantuan agar mereka bisa memperoleh Al-Qur’an yang layak menjadi hal yang sangat penting.
Di Pulau Morotai, yang terdiri dari 33 pulau kecil, tim BWA melanjutkan misi mereka meskipun hanya membawa 40 Al-Qur’an. Da’i lokal menyambut kedatangan tim dengan hangat. Di salah satu sekolah, hanya satu Al-Qur’an yang tersisa dari empat yang sebelumnya dibagikan. Kondisi ini menunjukkan betapa mendesaknya kebutuhan Al-Qur’an di daerah tersebut.

BACA JUGA : Tebar Amal Jariyah Dengan Wakaf Al-Quran ke Pelosok Negeri
Perjalanan Tim BWA di Halmahera, Maluku Utara
Tim BWA berangkat menuju pedalaman Halmahera dan menghadapi banyak tantangan dalam perjalanan laut dan darat. masyarakat yang tinggal di wilayah Kabupaten Halmahera Timur bekerja sebagai petani kopra yang saat itu sedang kesulitan akibat harga kopra yang anjlok. Penurunan harga ini menyebabkan berkurangnya penumpang kapal yang menuju Buli, sehingga kapal harus sering singgah di beberapa dermaga untuk mencari penumpang, meskipun tetap sepi. Meski begitu, tim tetap melanjutkan perjalanan dan mendistribusikan Al-Qur’an kepada masyarakat setempat.
Tim juga mengunjungi suku Togotil dan bertemu dengan mualaf yang menghadapi intimidasi karena keputusannya menjadi mualaf yang berbeda dengan keluarganya yang lain. Tim berusaha menguatkan hati mereka untuk bersabar dan banyak beribadah kepada Allah SWT agar intimidasi tersebut tidak mengganggu pikiran mereka. Walaupun banyak tantangan yang muncul, tim BWA tetap bersemangat untuk menyebarkan Al-Qur’an di seluruh wilayah.
Rencana Distribusi 100.000 Al-Qur’an oleh BWA
BWA merencanakan untuk mendistribusikan 100.000 Al-Qur’an ke berbagai kabupaten di Maluku Utara. Untuk itu, kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam misi ini agar lebih banyak umat Muslim bisa memperoleh Al-Qur’an yang layak. Setiap bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalirkan pahala bagi semua yang terlibat.
Yuk Donasi Sekarang, Hanya dengan 150 ribu saja kita sudah bisa berkontribusi untuk memberikan 1 Mushaf Al Quran untuk saudara muslim kita di Kepulauan Maluku Utara.

