Oleh. Achi (Aktivis Muslimah)
Implementasi hukum tidak hanya mengandalkan peran aparat hukum saja, melainkan mulai dari institusi terkecil yakni keluarga, masyarakat sebagai fungsi kontrol sosial, dan negara sebagai penegak hukumnya.
WacanaMuslim-Beberapa hari ini, digemparkan oleh berita seorang suami yang memutilasi istrinya YN di Dusun Sindangjaya, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Penetapan tersangka berdasarkan pemeriksaan saksi dan olah tempat kejadian perkara. (Republika.co.id)
Aksi tersebut terjadi pada hari Jumat, 3 Mei 2024 pagi sekitar pukul 07.30 WIB. Pelaku sempat menganiaya korban (sang istri) dengan benda tumpul sebelum kemudian memutilasinya. Pemerintah setempat di Dusun Sindangjaya, Desa Cisontrol, Rancah, Yoyo Tarya menjelaskan aksi pembunuhan itu diketahui oleh warga, ketika pelaku membawa baskom yang diduga berisi potongan jasad korban. Ketika itu, jelas Yoyo, Tarsum juga sempat menjajakan daging korban kepada warga yang berada disekitar lokasi kejadian. (cnnindonesia.com )
Solusi Gagal Kapitalisme Sekuler
Persoalan yang terjadi di Ciamis tidak bisa mengendalikan emosi seorang ayah atau pemimpin rumah tangga akibat persoalan ekonomi akibat diterapkan kehidupan sekularisme (pemisahan agama dan kehidupan) yang hanya menjadi orientasi hidup kepuasan jasmani dan materi, tidak melihat lagi perbuatan itu halal atau haram, jadi menurut standar kapitalisme sumber kebahagian adalah materi. Hal itu juga mendorong seseorang melakukan perbuatan kriminal dan kejahatan yang dilakukan orang terdekat yaitu istri sebagai korban tidak bisa mengendalikan emosi dan berkata kata yang benar dan terselut emosi dan sampai akhirnya terjadi pembunuhan sampai memutilasi.
Dan ditambah juga sistem pendidikan kapitalisme hanya menghasilkan manusia-manusia yang selalu berorientasi pada materi, sehingga tamak, memaksakan kehendak dalam memenuhi nalurinya.
Gangguan kesehatan mental sudah sangat mengkhawatirkan. Di negara Indonesia sendiri mencapai angka 9.162.886 kasus depresi dengan prevalensi 3,7 persen. Jumlah penduduk Indonesia mengalami peningkatan setiap tahun bertambah sampai lebih dari 3 juta jiwa yang kini sudah menyentuh 278.16.661 jiwa. Alhasil angka penduduk depresi bisa jauh lebih besar lagi (tirto.id, 10/10/2013).
Nilai-nilai yang dianut di tengah masyarakat sangat dipengaruhi dengan ideologi yang diterapkan saat ini yakni ideologi sekuler kapitalisme. Sistem kapitalis sekuler liberal sejatinya rusak dan merusak karena memisahkan agama dari kehidupan dan mengagungkan kebebasan. Sementara sistem demokrasi tidak tegas, hukum tebang pilih tajam ke bawah tumpul ke atas, tidak memberikan efek jera kepada pelaku. Meski ada hukuman dan penjara justru mengedukasi para kriminal makin mahir berbuat kejahatan.
Islam Solusi Komprehensif
Islam bukan hanya sekedar agama yang diturunkan Allah SWT kepada nabi Muhammad SAW, akan tetapi Islam adalah aturan yang mengatur hubungan manusia dengan Khaliq, dirinya, dan dengan sesamanya. Islam memecahkan seluruh problematika hidup manusia secara keseluruhan dan memfokuskan perhatian pada umat manusia secara integral, tidak terbagi bagi. Peraturan Islam dibangun atas dasar ruh yakni berdasarkan akidah. Temasuk salah satu sangsi kriminal terhadap pelaku.
Implementasi hukum tidak hanya mengandalkan peran aparat hukum saja, melainkan mulai dari institusi terkecil yakni keluarga, masyarakat sebagai fungsi kontrol sosial, dan negara sebagai penegak hukumnya. Keluarga akan menanamkan nilai-nilai Islam yang luhur pada diri anak sejak dini. Sistem pendidikan Islam akan melahirkan masyarakat yang taat dan takut hanya kepada Allah. Mencegah mereka dari berbuat kemungkaran dan kemaksiatan yang akan mendatangkan murka Allah. Masyarakat juga akan menjalankan kontrol sosialnya. Serta menjalankan aktivitas amar makruf nahi mungkar secara kolektif sehingga mampu mencegah terjadinya berbagai kemungkaran dan kejahatan yang mungkin dilakukan oleh individu.
Negara wajib menjamin kebutuhan hidup warganya agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya, seperti sandang, papan dan pangan. Apabila semua ini terpenuhi, masyarakat tidak akan terdorong untuk melakukan tindakan kriminal seperti mencuri dan yang lainnya. Kemudian wajib menyediakan sistem pendidikan Islam secara gratis dengan kurikulum Islam yang akan mampu mencetak generasi yang berkepribadian Islam.
Dan Allah perintahkan kawajiban amar makruf nahi munkar di sekitar hidup manusia.
وَلْتَكُنْ مِّنْكُمْ اُمَّةٌ يَّدْعُوْنَ اِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۗ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ
“Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali ‘Imran ayat 104 )
Wallahu a’lam bishshawab []
Picture Canva


Masya Allah.