Mengapa harus Islam? Sebab Islam mempunyai aturan bersumber dari Allah Swt dan Islam adalah satu-satunya agama yang Allah ridho.
Oleh : Teh Hening
WacanaMuslim-Lagi, lagi Israel menyerang palestina. Itulah kalimat yang tebersit di logika ketika menyaksikan berita banyak warga Palestina yang kembali terluka.
Belum juga hilang dan membaik kerusakan yang disebabkan serangan sebelumnya, awal pekan kemarin Israel kembali menyerang kamp. pengungsi Palestina di Kota Raffah, Gaza Selatan dengan serangan udara dan menyebabkan ledakan sekunder hingga terjadi kebakaran yang mematikan.
Kementrian Kesehatan yang di kelola HAMAS melaporkan bahwa sekitar 45 orang tewas dan ratusan lainnya terluka dalam serangan Israel awal pekan kemarin. Israel menargetkan dua komandan HAMAS.
Akibat serangan tersebut, Israel langsung mendapat kecaman Internasional. Slogan dukungan untuk Palestina pun bermunculan di berbagai media sosial seperti slogan “All Eyes On Raffah” yang sudah dibagikan oleh seluruh masyarakat dunia dari berbagai kalangan baik dalam maupun luar negeri (bbc.news.com,31/05/2024). Masyarakat Indonesia juga ikut menyoroti dengan berbagai aksi solidaritas di berbagai kota. Salah satu yang tersorot di kota Jakakarta sejumlah koalisi masyarakat seperti KontraS, Greepeace dan YLBHI melakukan aksi solidaritas peduli Palestina di depan kedutaan besar Amerika Serikat, Gambir, Jakarta Pusat. Beberapa slogan pembelaan atas Palestina lantang di teriakan seperti “Free, free Palestine” dan poster bertuliskan “All Eyes On Raffah” di pasang di beton berduri pembatas jalan. Selain menyuarakan aksi solidaritasnya massa juga meminta agar Amerika Serikat (yang merupakan salah satu Negara pendiri dan anggota PBB) berhenti dan tidak lagi memasok senjata pada Israel. (kompas.com, 31/04/2024).
Darah Palestina Tumpah, Salah Siapa ?
Konflik Israel menyerang Palestina adalah konflik berkepanjangan yang sampai sekarang belum menemui solusi. Solusi yang tak kunjung ditemukan bukan karena tidak ada tapi karena tidak di bentuknya aturan nyata (payung hukum) untuk pembebasan Palestina. Banyak negara negara yang tergabung dalam Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) hanya mengecam tanpa mampu berbuat lebih. Semua ini karena masih diterapkannya sistem kapitalis-sekuler.
Dalam sistem ini tak peduli berapa banyak kerusakan dan nyawa melayang meski menyalahi norma agama dan sosial selama masih menguntungkan maka aturan itulah yang akan tetap diterapkan. Dan di sistem kapitalis-sekuler ini Israel merupakan negara yang memang masih menguntungkan bagi mereka (Negara yang melakukan kerjasama) dan tergabung dalam PBB.
Banyak industri yang mampu dikembangkan Israel, seperti industri di bidang elektronik medis, agroteknologi, telekomunikasi, bahan kimia, perangkat lunak, perangkat keras komputer, pemotong dan pemolesan berlian. Semua industri itu berhasil dan mencapai kemajuan hingga tingkat internasional. (cnbc.indonesia.com, 21/11/2023).
Inilah yang membuat banyak negara yang tergabung dalam PBB memilih diam dan hanya berani mengecam. Sungguh konflik Israel yang terus menyerang Palestina ini bukan hanya konflik antar mereka saja tetapi juga konflik yang harusnya menjadi perhatian seluruh masyarakat dunia khususnya kaum muslimin. Saatnya kita semua membuka mata bahwa bebasnya Palestina hanya mampu diwujudkan dengan solusi nyata yaitu solusi yang ada dalam Islam, dengan diterapkannya aturan Islam secara kaffah dalam bingkai Khilafah.
Islam Solusi Nyata
Mengapa harus Islam ? Sebab Islam mempunyai aturan bersumber dari Allah Swt dan Islam adalah satu-satunya agama yang Allah ridho, dimana dalam Islam semua diatur paripurna tanpa terkecuali, makan, pakaian, aktivitas bahkan aturan bernegara pun ada dalam Islam. Aturan dalam Islam dalam bingkai Khilafah akan mampu menyelesaikan konflik berkepanjangan antara Israel yang menyerang Palestina, Islam dalam bingkai Khilafah akan membuat aturan (payung hukum) untuk menuntaskan konflik kedzoliman yang dilakukan Israel dan sekutunya kepada Palestina dengan jihad fisabilillah. Hanya ini solusi nyata untuk menyelesaikan penderitaan mereka, saudara-saudara kita yang ada di Palestina.
Wallahu’alam Bishowab []
Sumber foto : Canva

