Potret Kelam Sistem Pendidikan Sekular

Bagikan Artikel ini

Pendidikan Islam yang didukung oleh sistem sosial dan ekonomi yang sesuai dengan syariat, dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kesehatan mental dan spiritual mahasiswa

Oleh Arnita Fakhris
Aktivis Dakwah

WacanaMuslim-Seorang mahasiswa ditemukan tewas diduga bunuh diri di daerah Pogung, Kapanewon Mlati, Sleman. Kapolsek Mlati Kompol Irwiantoro membenarkan, bahwa ada mahasiswa gantung diri di kos wilayah Sinduadi Mlati, saat dihubungi wartawan pada Senin (12-8-2024)

Belakangan diketahui bahwa korban merupakan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) asal luar Jawa. Berita ini pun dibenarkan oleh pihak kampus dan belum ada kesimpulan mengenai latar belakang mengapa yang bersangkutan melakukan tindakan bunuh diri.(detikNews com, 13-8-2024)

Banyak kasus bunuh diri di kalangan mahasiswa mencerminkan kompleksitas tekanan yang mereka hadapi. Kasus bunuh diri yang terjadi di beberapa kampus besar seperti UGM dan IPB pada Agustus 2024, serta kampus-kampus di Semarang sejak 2022, menegaskan kegagalan sistem pendidikan sekuler. Sistem ini lebih fokus pada prestasi akademik tanpa memperhatikan kesehatan mental mahasiswa. Akibatnya, mahasiswa yang mengalami tekanan psikologis tidak mendapatkan dukungan yang memadai.

Sistem pendidikan sekuler terbukti tidak mampu mencetak generasi yang berkepribadian Islam dan memiliki ketahanan mental yang kuat. Pendidikan semacam ini cenderung mengabaikan aspek spiritual dan moral, yang pada akhirnya membuat mahasiswa rapuh menghadapi tantangan hidup. Sebaliknya, sistem pendidikan Islam yang berbasis akidah menekankan pada pembentukan karakter yang kuat, baik secara intelektual, mental, maupun spiritual. Islam menyediakan solusi holistik yang mampu menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan mental mahasiswa melalui penguatan keimanan dan akhlak yang mulia.

Pendidikan Islam tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kehidupan yang kokoh. Dalam Islam, hidup adalah ujian dan setiap tantangan harus dihadapi dengan kesabaran serta tawakal kepada Allah Swt.. Dengan penerapan sistem ini, generasi yang kuat secara mental dan spiritual akan mampu menghadapi berbagai masalah tanpa terjebak dalam keputusasaan atau pikiran destruktif.

Baca Juga : https://wacanamuslim.web.id/kejahatan-anak-makin-menjadi-akibat-pornografi/

Potret suram pendidikan sekuler ini menuntut adanya reformasi mendasar dalam sistem pendidikan. Pendidikan Islam yang didukung oleh sistem sosial dan ekonomi yang sesuai dengan syariat, dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kesehatan mental dan spiritual mahasiswa. Melalui pendekatan ini, diharapkan tercipta generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh dalam menghadapi ujian hidup, sehingga mampu menjadi pembangun peradaban yang lebih baik dan berkeadilan.

Wallahualam bissawab[]

Sumber Foto : Canva

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *