Berfikirlah Positif !

Bagikan Artikel ini

Ketidakpastian tidak akan membuat hidup kita mundur ke belakang, justru ketidakpastian mendorong hidup kita untuk menjadi lebih baik.

Oleh : Aish

WacanaMuslim-Hidup tidak pernah selalu berjalan sesuai harapan, sering kali kita menemui ketidakpastian dalam kehidupan. Capek? Tentu saja! Apalagi ketika kita merasa terjebak dalam situasi yang tidak jelas dan tidak bisa diprediksi, seperti saat kita melamar pekerjaan yang entah itu bakalan diterima atau tidak, pekerjaan yang tiba-tiba saja hilang akibat kondisi perusahaan yang tidak stabil yang mengakibatkan pemutusan kerja secara sepihak dan pada akhirnya meruntuhkan mimpi-mimpi yang sudah dibangun, atau juga ketika sebuah hubungan yang kita kira akan bertahan lama justru berakhir tanpa kita duga, meninggalkan kita dengan berbagai pertanyaan tentang masa depan

Ketidakpastian merupakan kondisi dimana seseorang tidak dapat mengetahui dengan pasti apa yang akan terjadi pada masa depan. Kondisi seperti itu bahkan membuat kita merasa cemas, stres, dan kadang-kadang benar-benar kelelahan. Hal ini disebabkan karena otak manusia cenderung mencari kepastian dan menganggap sesuatu hal yang ambiguitas sebagai musuh. Itu sebabnya jika kita dihadapkan pada sesuatu hal yang meragukan, otak kita akan berusaha untuk melakukan berbagai cara agar bisa mendapatkan kepastian.

Ketidakpastian kerapkali membuat kita merasa seperti tengah melawan arus, berjuang untuk menemukan pegangan ombak yang terus bergulir.

Kebanyakan dari kita hanya bisa memahami hidup dengan sebatas kepastian dan tidak berani untuk terlibat dengan ketidakpastian. Padahal John Allen Paulos, sang ahli matematika dari Amerika mengatakan “ketidakpastian adalah satu-satunya kepastian yang ada” artinya, bahwa dalam kehidupan, ketidakpastian merupakan hal yang tidak bisa kita hindari. Meskipun kita sudah sering berusaha mencari kepastian, kenyataannya dalam hidup masih banyak aspek kehidupan yang tidak dapat diprediksi.

Dalam ayat Al-Quran bahkan sudah dijelaskan bahwa dalam hidup kita ketidakpastian itu ada, tidak semua hal yang kita inginkan akan terjadi, sebagaimana firman Allah Swt.:

اِنَّ اللّٰهَ عِنْدَهٗ عِلْمُ السَّا عَةِ ۚ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ ۚ وَيَعْلَمُ مَا فِى الْاَ رْحَا مِ ۗ وَمَا تَدْرِيْ نَفْسٌ مَّا ذَا تَكْسِبُ غَدًا ۗ وَّمَا تَدْرِيْ نَـفْسٌ بِۢاَيِّ اَرْضٍ تَمُوْتُ ۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ

“Sesungguhnya Allah memiliki pengetahuan tentang hari kiamat, menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dia kerjakan besok) (Begitu pula,) tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi maha teliti.” (Q.S. Luqman: 34)

Kita suka lupa kalau hidup akan berjalan kearah ketidakpastiaan, bahkan kita sering marah dan kecewa jika kehidupan sudah mengarah kearah yang tidak pasti. Gak papa kok, namanya juga manusia.

Rezeki, jodoh, maut yang sudah pasti tertulis di lauhul mahfudz aja masih belum dipastikan kapan akan datang dan terjadi, bukan?

Akan tetapi ketidakpastian seringkali membuat kita merasa cemas. Cemas pada ketidakpastian hidup boleh-boleh saja, asal jangan berlebihan. Mengapa? Karena sesuatu hal yang berlebihan itu tidak baik.

Rasa cemas dan khawatir kerap kali menghambat kita untuk maju, sedangkan memikir kan ketidakpastian tidak akan ada ujungnya. Daripada kita menyangkalnya lebih baik kita menerimanya.

Ketidakpastian adalah suatu bagian alami dari kehidupan yang bisa mengajarkan kita untuk menghadapi situasi dengan lebih tenang serta bijaksana. Ketika kita menghadapi ketidakpastian penting untuk kita mengakui bahwa itu adalah bagian dari kehidupan. Dengan demikian, menerima ketidakpastian sebagai bagian dari realitas, kita bisa mengurangi jumlah stres serta kecemasan yang bisa saja terjadi.
Alih-alih fokus pada sesuatu yang tidak dapat kita ketahui, lebih baik kita fokus pada apa yang bisa kita kendalikan.

Lalu bagaimana caranya? Dalam Islam kita harus menghadapi ketidakpastian dengan pandangan positif, kita tidak boleh ketakutan, khawatir, terpuruk, sedih atau kita pasrah tidak mau melakukan apapun. Hal ini dapat membantu kita tetap tenang dan yakin bahwa Allah Swt selalu mengawasi dan mengatur segalanya. Dengan mengandalkan keyakinan tersebut, InsyaAllah kita dapat merespons ketidakpastian itu dengan sikap yang lebih positif dan penuh rasa syukur. []

Sumber Foto : Canva

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *