Pergaulan sangat penting bagi setiap pribadi muslim, sehingga Islam menempatkannya sebagai bagian yang sangat penting dalam kehidupan manusia sejak zaman Rasulullah hingga saat ini. Dalam sebuah hadits, disebutkan bahwa salah satu misi Rasulullah Saw. adalah untuk memperbaiki budi pekerti yang baik.
Oleh Indri Wulan Pertiwi
Aktivis Muslimah Semarang
WacanaMuslim-Sungguh memilukan melihat maraknya kasus aborsi yang terjadi di masyarakat saat ini. Ada banyak faktor yang menyebabkan hal ini terjadi, salah satunya adalah kebebasan yang diagungkan oleh sistem saat ini, namun pada dasarnya hanya merendahkan moral masyarakat. Seharusnya, permasalahan ini tidak perlu terjadi jika Islam dijadikan sebagai landasan kehidupan.
Belum lama ini berita menyatakan bahwa kasus aborsi masih terjadi di beberapa wilayah. Sebagai contohnya, kasus dua mahasiswa di Palangkaraya yang nekat menghentikan nyawa janin yang dikandungnya dengan menelan pil penggugur. Meskipun bayi sempat lahir, namun akibat mulutnya ditutup pada saat kelahiran, nyawa bayi tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunia.(https://www.borneonews.co.id/2024/08/30)
Dalam sistem sekuler kapitalis seperti saat ini, perilaku yang keji dan menyimpang seolah menjadi biasa. Setidaknya ada beberapa faktor yang merusak moral dan pergaulan di tengah umat dalam sistem sekuler yang telah memisahkan aturan agama dari kehidupan sehari-hari. Misalnya kebebasan tanpa aturan yang diagungkan dalam sistem ini, membuat orang merasa bebas dalam berperilaku tanpa memperhitungkan halal-haram sehingga tata pergaulan dalam masyarakat menjadi rusak.
Selain itu dampak negatif sistem ekonomi kapitalisme, yang menyebabkan orang tua sibuk mencari uang dan kurang memberikan perhatian kepada anak, sehingga menyebabkan moral anak rusak dan mencari kasih sayang dari sumber lain. Pendidikan sekuler yang berharap untuk menangani masalah pergaulan bebas dan aborsi gagal dalam gagal dalam mencetak generasi berakhlak mulia karena lebih fokus mengajarkan anak didik untuk siap bekerja, bukan pada moral mereka.
Di sisi lain, kebijakan negara yang menganut sistem sekulerisme kapitalisme juga memfasilitasi pergaulan bebas dengan memberi kebebasan kepada para pelaku industri hiburan,menayangkan tontonan yang merusak akhlak. Sementara itu hukum yang diterapkan pun adalah hasil buatan manusia yang cenderung lemah dalam memberikan sanksi untuk para pelaku yang melakukan pergaulan bebas maupun aborsi.
Islam sebagai agama universal membahas berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk masalah pergaulan. Pergaulan sangat penting bagi setiap pribadi muslim, sehingga Islam menempatkannya sebagai bagian yang sangat penting dalam kehidupan manusia sejak zaman Rasulullah hingga saat ini. Dalam sebuah hadits, disebutkan bahwa salah satu misi Rasulullah Saw. adalah untuk memperbaiki budi pekerti yang baik.
Sebagaimana di ketahui dalam Islam, pergaulan bebas, perzinahan, maupun aborsi yang di lakukan tanpa kondisi darurat secara tegas di sampaikan adalah haram. Maka dari itu, pembinaan ke arah ketaqwaan dan beretika harus dilakukan terhadap setiap individu Muslim sejak usia dini melalui pembentukan aqidah. Hal ini sangat penting demi membentuk generasi penerus bangsa yang bermoral. Sekaligus mampu menjadi panutan bagi umat beragama lainnya. Namun, kurangnya perhatian dalam upaya membina pergaulan yang baik dapat menyebabkan terjadinya beberapa tindakan kejahatan amoral yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam, seperti pergaulan bebas dan aborsi.
Negara dalam sistem Islam berperan aktif dalam menutup semua celah pergaulan bebas di masyarakat. Dengan menerapkan prinsip pergaulan Islam serta kurikulum berbasis akidah Islam dalam pendidikan, sehingga lahirlah generasi yang berkepribadian Islami yang lebih bertakwa. Negara juga berupaya menjaga aqidah masyarakatnya dengan menata media agar mempromosikan nilai-nilai kebaikan dan ketakwaan, serta menerapkan hukum yang ditentukan oleh Allah SWT dan memberikan sanksi yang lebih tegas seperti hukuman cambuk atau rajam bagi pelaku zina yang membuat jera para pelakunya.
Dalam kesimpulan, maraknya kasus aborsi adalah dampak dari pergaulan bebas yang semakin merajalela. Oleh sebab itu, untuk memecahkan masalah ini dibutuhkan upaya yang meliputi pembenahan tata pergaulan, sistem pendidikan yang menekankan pada pembentukan generasi berakhlak mulia, serta menerapkan hukum yang lebih tegas dan hal tersebut sejalan dengan prinsip Islam. Maka dengan menerapkan Islam secara menyeluruh, niscaya akan muncul masyarakat yang memiliki moral yang baik dan terhindar dari pergaulan bebas yang berujung maraknya aborsi.
Wallahu alam.[]
Sumber Foto : Canva

