Kapitalisme mengharuskan mereka untuk terus mengejar kekayaan, popularitas, dan status, tanpa memperhatikan kesejahteraan batin mereka.
Poppy Kamelia P. BA(Psych), CBPNLP, CCHS, CCLS, CTRS.
(Pelatih Parenting Islam, Konselor dan Terapis Kesehatan Mental, Penulis, Pegiat Dakwah)
WacanaMuslim-Di tengah dunia yang kian penuh ketidakpastian, Generasi Z terjebak dalam tantangan hidup yang jauh lebih berat daripada yang dihadapi oleh generasi sebelumnya. Mereka yang seharusnya menjadi harapan bangsa dan agen perubahan malah terperangkap dalam pusaran krisis yang datang lebih cepat, bahkan sebelum waktunya.
Hampir 38% dari mereka mengalami tekanan finansial yang membebani hidup mereka, sementara masalah kesehatan mental semakin menghantui. (Okezone.com, 18-1-2025) Namun, di balik segala kesulitan dan penderitaan ini, ada panggilan besar yang harus mereka dengar. Sebuah panggilan untuk bangkit, untuk menjadi agen perubahan yang membawa umat menuju kehidupan yang lebih baik, dengan menegakkan Islam secara kaffah.
Apa yang kita lihat hari ini sebenarnya adalah akibat dari sistem kapitalisme yang telah merusak tatanan kehidupan umat manusia. Sistem yang mengajarkan individu untuk berlomba-lomba mengejar materi dan kesenangan duniawi, sementara melupakan aspek spiritual yang menjadi sumber ketenangan sejati. Kita tidak bisa menutup mata terhadap kenyataan bahwa dunia kapitalisme ini, dengan segala ketimpangannya, telah menciptakan tekanan luar biasa pada generasi muda kita, termasuk Gen Z.
Kapitalisme mengharuskan mereka untuk terus mengejar kekayaan, popularitas, dan status, tanpa memperhatikan kesejahteraan batin mereka. Pendidikan yang mahal, lapangan pekerjaan yang tidak pasti, dan kehidupan sosial yang semakin materialistik, semuanya menambah beban yang mereka pikul. Namun, Allah mengingatkan kita dalam Al-Qur’an bahwa dunia ini hanyalah permainan dan hiburan belaka, sementara yang lebih penting adalah akhirat yang kekal.
“Sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurau, dan sesungguhnya negeri akhirat itulah yang sebenar-benarnya kehidupan, sekiranya mereka mengetahui.” (Al-Ankabut: 64)
Ayat ini mengingatkan kita bahwa hidup yang kita jalani di dunia ini tidak lebih dari ujian dan sandiwara sementara. Maka, kita harus menjaga keseimbangan antara kehidupan duniawi dan ukhrawi. Namun, inilah yang banyak dilupakan oleh sistem kapitalisme yang ada—bahwa kehidupan ini bukan hanya tentang mengejar keuntungan duniawi, tetapi juga tentang menyiapkan diri untuk kehidupan akhirat yang lebih kekal.
Gen Z, yang lahir dan tumbuh dalam sistem ini, sering kali merasa bingung dan tertekan. Mereka dilatih untuk mengikuti arus materialisme dan individualisme, padahal sejatinya, Allah telah memberi petunjuk yang jelas dalam Al-Qur’an mengenai cara hidup yang benar. Untuk itu, sangat penting bagi Gen Z untuk diajarkan kembali tentang hakekat kehidupan, serta tujuan mereka diciptakan di dunia ini.
“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka menyembah-Ku.” (Adz-Dzariyat: 56)
Ayat ini mengingatkan kita semua, termasuk Gen Z, bahwa tujuan hidup yang sebenarnya adalah untuk beribadah kepada Allah. Ibadah di sini bukan hanya sebatas ritual, tetapi juga mencakup setiap aspek kehidupan kita, baik dalam pekerjaan, pendidikan, maupun dalam berinteraksi dengan sesama. Dengan pemahaman ini, Gen Z bisa menyadari bahwa masalah yang mereka hadapi—seperti krisis finansial, tekanan sosial, dan gangguan mental—semuanya adalah bagian dari ujian hidup yang harus dihadapi dengan penuh kesabaran dan ketakwaan.
Namun, untuk mengatasi masalah ini, bukan hanya pemahaman yang dibutuhkan, melainkan juga perubahan sistem. Sistem kapitalisme yang melahirkan masalah-masalah ini harus digantikan dengan sistem yang sesuai dengan tuntunan Islam, yaitu sistem yang menegakkan syariat Allah secara kaffah. Islam adalah agama yang sempurna dan memberikan solusi bagi segala persoalan umat manusia. Dalam sistem Islam, tidak ada tempat untuk kesenjangan sosial yang menciptakan ketidakadilan. Semua orang, baik kaya maupun miskin, memiliki hak yang sama dan diperlakukan dengan adil.
“Dan jika kamu menegakkan hukum Allah, maka Dia akan memberi kalian kemenangan.” (At-Taubah: 33)
Dalam ayat ini, Allah menjanjikan kemenangan bagi umat-Nya yang menegakkan hukum-Nya. Untuk itu, Gen Z harus dibangkitkan kesadarannya tentang pentingnya menegakkan hukum Allah di bumi ini. Mereka harus sadar bahwa hidup di bawah naungan syariat-Nya adalah satu-satunya cara untuk mewujudkan keadilan sosial, kesejahteraan, dan kedamaian bagi umat manusia.
Gen Z bukanlah generasi yang lemah atau hanya bisa menjadi korban. Sebaliknya, mereka adalah generasi yang penuh dengan potensi besar, yang bisa menjadi agen perubahan hakiki. Mereka memiliki kekuatan untuk membawa umat ini menuju kehidupan yang lebih baik dengan menegakkan sistem Khilafah—sebuah sistem pemerintahan Islam yang akan memastikan penerapan syariat Allah secara menyeluruh dan membawa umat kepada kesejahteraan yang hakiki. Khilafah adalah jalan menuju keadilan, kesejahteraan, dan kemuliaan umat.
Allah berfirman dalam Al-Qur’an:
“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: ‘Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi.’ Mereka berkata: ‘Mengapa Engkau hendak menjadikannya (khalifah) di bumi, padahal dia akan membuat kerusakan di dalamnya dan menumpahkan darah, sementara kami selalu bertasbih dengan memuji-Mu dan menyucikan-Mu?’ Allah berfirman: ‘Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (Al-Baqarah: 30)
Dalam ayat ini, Allah memberi petunjuk bahwa meskipun ada potensi kerusakan, namun tujuan penciptaan khalifah di bumi adalah untuk membawa perubahan yang hakiki dan mengatur kehidupan sesuai dengan hukum Allah. Gen Z, sebagai generasi yang cerdas dan penuh potensi, harus menjadi bagian dari barisan pejuang yang berjuang untuk menegakkan sistem ini.
Gen Z harus dilatih untuk memahami bahwa tantangan hidup bukanlah alasan untuk menyerah, melainkan kesempatan untuk berjuang dalam kebenaran. Dengan keimanan yang kuat dan semangat untuk menegakkan Islam, mereka akan menjadi agen perubahan yang akan mengantarkan umat ini kepada kehidupan yang lebih baik, lebih adil, dan lebih sejahtera, sesuai dengan ajaran Allah dan sunnah Rasul-Nya.
Dengan tekad dan kesungguhan hati, Gen Z akan mampu menjalankan peran mereka sebagai pemimpin masa depan yang membawa umat menuju penerapan Islam secara kaffah, menjawab setiap tantangan hidup dengan hikmah dan keberanian.[] Sumber Foto : Canva

