“…Demi membela muslimah tersebut, seketika itu pula sang khalifah menurunkan puluhan ribu pasukan yang panjang barisan tentara ini tidak putus dari gerbang istana khalifah di kota Baghdad hingga kota Ammuriah / Turki. Dan pada akhirnya takluklah kota Ammuriah di tangan sang Khalifah”.
Oleh. Diyah M Ummah
WacanaMuslim–“Bibirmu terluka, kau melawan mereka?”
“Lebih tepatnya aku menampar mereka”.
Lian yang mendengarnya kini mengerutkan dahi,
“Kenapa?”
“Mereka ingin melepas hijabku dengan paksa dan tentu saja aku tidak akan membiarkannya”.
“Sebegitu penting hijab bagimu?”
“Menurutku hijab adalah jati diri muslimah, dan saat ia terlepas begitu saja maka saat itulah seorang muslimah kehilangan jati dirinya”.
“Lalu?”
“Apanya?”
Lian menghembuskan nafas berat, “Apa yang terjadi setelah itu?”
“Aku ditampar balik sama mereka”.
Mendadak langkah kaki Lian berhenti. Hafsah yang berada di gendongan punggung Lian mengalihkan pandangan ke samping wajahnya. Dan benar dugaan Hafsah, suaminya sedang menahan emosi, terlihat dari rahang Lian yang mengeras dan mata yang menatap tajam menyalang.
“Berani mereka menyakiti istriku”, geram Lian.
Hafsah yang mendengarnya kini sedikit tertawa.
“Kenapa? Ada yang lucu..” tanya Lian.
Hafsah menggeleng sembari tersenyum, “Tidak, emm.. terimakasih karena sudah khawatir”.
Lian berdiri kikuk di tempatnya, ia hanya diam tanpa menjawab.
Sejenak hanya terjadi keheningan di antara mereka, hingga terdengar suara guntur sebagai pertanda hujan akan segera turun.
“Ehmm.. kita lanjutkan perjalanan”. Hafsah mengangguk lalu mengeratkan pelukannya pada pundak Lian.
“Saat kau datang bersama para pengawal, aku jadi teringat kisah khalifah Mu’tassim Billah”.
“Siapa dia?”
“Dia adalah anak dari sultan Harun Ar-rasyid dari daulah Abbasiyah. Saat beliau menjabat sebagai khalifah, ada seorang muslimah yang meminta pertolongan pada sang khalifah karena hijabnya ditarik paksa oleh tentara romawi di Ammuriah. Demi membela muslimah tersebut, seketika itu pula sang khalifah menurunkan puluhan ribu pasukan yang panjang barisan tentara ini tidak putus dari gerbang istana khalifah di kota Baghdad hingga kota Ammuriah / Turki. Dan pada akhirnya takluklah kota Ammuriah di tangan sang Khalifah”.
“Tapi aku bukanlah seorang khalifah dan berapa berat badanmu? Kau sangat berat”. Hafsah yang merasa tersinggung menatap Lian dengan tidak suka
“Awww…” suara Lian yang mengadu kesakitan karena sebuah hadiah cubitan dilengannya. []
Sumber Foto : Canva

