Tragedi Syawal Palestina

Bagikan Artikel ini

Syawal adalah bulan kemenangan penuh yang kebahagiaan , namun penderitaan muslim Palestina masih menjadi masalah besar umat Islam yang belum juga terselesaikan.

WacanaMuslim-Syawal Kita Untuk Palestina inilah tema yang dipakai pada penyelenggaraan kajian remaja yang bertempat di Leces Probolinggo, pada hari Ahad, 20 April 2025. Kak Sofi selaku host mengawalinya dengan menyampaikan bahwa bulan Syawal adalah bulan kemenangan yang mengantarkan umat islam pada kebahagian, tetapi nyatanya penderitaan dan genosida yang dialami penduduk muslim Palestina tak kunjung selesai dan menjadi persoalan yang besar bagi semua umat.

Kak Illa sebagai pemateri juga membeberkan beberapa fakta yang terjadi di Palestina, terutama video viral yang berseliweran beberapa hari yang lalu. Video tersebut memperlihatkan seorang anak Palestina mengumpulkan serpihan daging saudaranya ke dalam sebuah kantong, viral pula video ratusan keresek yang isinya bukan bantuan pangan,melainkan serpihan tubuh yang menjadi korban serangan brutal zionis setelah berakhirnya genjatan senjata tahap pertama.

Kak Illa juga menyampaikan mayoritas korban adalah anak-anak dan perempuan. Bahkan atas dukungan presiden amerika Donald Trump, PM Netanyahu memutuskan untuk melanjutkan proyek genosida di Gaza, ini adalah bukti nyata bahwa pihak zionis memang ingin benar-benar menguasai Gaza.

Kak Illa menyampaikan jika seluruh umat dunia memiliki hati nurani pasti mengutuk perilaku biadab Zionis Yahudi yang telah membombardir warga Palestina. Kaum muslim tidak berkutik untuk menolong saudaranya sendiri, seolah-olah kaum muslim tidak sanggup menghentikan kakinya terpotong lantaran tangannya terbelenggu.

Kak Illa juga menjelaskan untuk mengembalikan vitalitas akidah sebagai pemersatu umat, kaum muslim harus melaksanakan perintah Allah Swt dan Rasul-Nya untuk menegakkan institusi pemersatu umat yakni Khilafah, Khilafahlah yang akan menjadikan ikatan akidah sebagai pemersatu umat.

Saat sesi tanya jawab, seorang peserta bertanya, Apa yg bisa kita lakukan untuk Palestina?
Kak Illa menjawab pertanyaan tersebut dengan penuh semangat dengan mengatakan “yang bisa kita lakukan untuk Palestina adalah selalu mendoakan setiap saat, memboikot produk yang mendukung Israel, donasi serta ikut berjuang menegakkan institusi yang bisa menerapkan Islam secara kaffah”.

Baca Juga : https://wacanamuslim.web.id/palestina-banjir-darah-solusinya-jihad-dan-khilafah/

Tidak terasa waktu telah beranjak siang di tengah cuaca panas Kak Illa dan Kak Sofi mengajak peserta untuk bermain game Ikuti apa yang di perintahkan, peserta menyambut game tersebut dengan penuh ceria dan semangat pula. Waktu begitu cepat berlalu tapi semangat para peserta di pengunjung acara masih tetap semangat. Dan selanjutnya ditutup oleh doa yang persembahkan oleh Kak Nabila.[] Sumber Foto : Canva

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *