Kesadaran Politik Gen Z Dikriminalisasi

Bagikan Artikel ini

Pada realitanya saat ini di sistem demokrasi, kebebasan berpendapat hanyalah milik mereka yang sejalan dengan kepentingan penguasa dan pemilik modal


Oleh. Roudohtul Jannah (Sahabat Wacana Muslim)

WacanaMuslim-Pada akhir agustus 2025 KPAI Aris Adi Leksono menyebut bahwa penetapan 295 tersangka yang berusia anak-anak tidak memenuhi standar perlakuan terhadap anak sesuai UU Peradilan Anak.

Banyak sekali perlakuan terhadap anak yang tidak memenuhi standar. Ada juga yang diperlakukan tidak manusiawi , sampai harus dikeluarkan dari sekolahnya. Bahkan Dinas Pendidikan tidak bertindak apa – apa untuk mencegah anak yang terlihat ikut demo dan dikeluarkan dari sekolahnya. Semua ini dikatakan oleh Aris saat ditemui di Kantor Kemenag , Jakarta Pusat, Jumat(26/9/2025).

Generasi Gen Z (kelahiran tahun 1997-2012) sudah mulai menunjukkan kesadaran politik yang makin tinggi. Tidak lagi sibuk dengan urusan individu atau hiburan digital tapi sudah mulai bangkit memikirkan persoalan umat dan keadilan.

Pada saat ini banyak akses begitu mudahnya melalui media sosial seperti Tik Tok , Instagram, dan X (Twitter) yang membuat mereka lebih cepat tahu isu-isu isu politik. Namun sayangnya, kesadaran politik generasi muda ini sering kali mendapat diskriminasi dari berbagai pihak.

Hanya karena dianggap belum berpengalaman, maka banyak suara anak muda yang diabaikan. Mereka ada yg menilai terlalu idealis, emosional, ataupun belum paham
realitas politik yang kompleks. Sebagian pihak bahkan menuduh keterlibatan politik Gen Z hanyalah tren sesaat, bukanlah bentuk kesadaran yang mendalam.

Bisa jadi ini, jika dilihat lebih jauh, semangat kritis dan kepekaan sosial mereka justru menjadi modal penting bagi kemajuan bangsa.

Dalam pandangan islam, untuk berkontribusi dalam urusan umat tidak ada batasan usia. Para pemuda justru menjadi pelopor perubahan. Usamah bin Zaid menjadi panglima perang di Usia 17 tahun. Ali bin Abi Thalib masuk Islam saat masih remaja dan menjadi salah satu pembela utama dakwah Rasulullah.

Mereka menyuarakan dan menegakkan kebenaran dan keadilan yang merupakan bagian dari amar ma’ruf nahi mungkar. Allah berfirman dalam AlQur’an :

” Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar, merekalah orang orang yg beruntung”.(QS.Ali Imron 104).

Ayat ini adalah dasar kuat bahwa kesadaran politik serta peduli terhadap urusan umat bukan tindakan yang negatif tapi ini adalah kewajiban. Ketika suara Gen Z menentang ketidakadilan, maka mereka sedang melakukan perintah agama bukanlah melakukan sebuah keonaran atau kegaduhan.

Pada realitanya saat ini di sistem demokrasi, kebebasan berpendapat hanyalah milik mereka yang sejalan dengan kepentingan penguasa dan pemilik modal . Gen Z sering dibungkam. Hanya karena menolak kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat mereka dicap sebagai “ pemberontak“.

Rasulullah bersabda:
“Sebaik baik jihad adalah berkata benar dihadapan penguasa yang dzalim”.
(HR. Acmad, abu Dawud, dan Tirmidzi).

Mereka melihat bagaimana korupsi merajalela, kemiskinan tidak teratasi, keadilan sering tumpul terhadap rakyat kecil. Dari itulah mereka sedang mencari solusi yang tepat terhadap krisis moral dan kepemimpinan yang melanda bangsa.

Islam sebagai solusi politik yang adil. Tidak menolak politik, bahkan politik dijadikan bagian dari ibadah dan dakwah. Dimana dalam Islam setiap keputusan politik harus berpijak pada syariat, bukan pada nafsu kekuasaan.

Kepemimpinan di dalam islam bukanlah untuk memuaskan diri melainkan untuk menegakkan keadilan dan menjaga amanah Allah dibumi.
Hari ini Gen Z sedang di uji.

Apakah mereka akan menyerah ditengah tekanan sistem kapitalis, atau bangkit dengan kesadaran politik untuk memperjuangkan hidup yang lebih adil dan bermartabat?.

Nikmat yang besar jika dihati mereka tumbuh kesadaran politik. Tanda itulah bahwa masih ada ruh perjuangan dalam tubuh umat. Tetapi perjuangan ini harus diarahkan kepada sistem yang benar yakni dimana Allah sebagai sumber hukum dan keadilan sejati. Tugas Gen Z saat ini bukan hanya sekedar sadar akan politik tetapi harus berjuang untuk mengembalikan arti politik yang sejati. Politik yang tunduk kepada nilai – nilai Islam. Politik yang membawa Rahmat bagi seluruh alam.[] Sumber Foto : Canva

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *