Gabung dengan BOP Penghianatan Terhadap Muslim Palestina

Bagikan Artikel ini

Negeri-negeri muslim tidak boleh bersekutu dengan negara kafir yang memusuhi Islam, seharusnya muslim bersatu untuk saling menjaga membela dan mempertahankan hak muslim itu sendiri bukan justru bersekutu dengan penjajah.

Oleh: Srie Parmono

WacanaMuslim-Di tengah agresifnya penjajahan zionis terhadap tanah palestina dengan penghianatan terhadap janji gencatan senjata yang mereka sepakati dan yang dikhianati oleh mereka sendiri yang terus menambah korban syahid, pemimpin indonesia mengambil Keputusan yang bertolak belakang dengan harapan rakyatnya yang mana presiden dengan sukarela bergabung dengan menandatangani Board of Peace (BOP) rancangan parah penjajah itu sendiri. Yang membuat rakyat juga tidak habis pikir Indonesia harus membayar 1 Miliar dolar (17 triliun) untuk memperoleh keanggotaan tetap BOP di tengah kemisikinan negeri sendiri yang belum teratasi.

Kini kejahatan terhadap rakyat palestina belum dihentikan sama sekali. Board of peace merupakan badan internasional yang memiliki tugas dan fungsi untuk mengawasi masalah administrasi dan pengawasan stabilitas keamanan Palestina, sekaligus mengawasi rekrontruksi rehabilitasi palestina secara berkala. BOP yang merupakan rancangan barat yang dikendalikan oleh presiden Amerika Trump yang notabene Adalah pendukung penjajah zionis yang selalu menggagalkan kesepakatan untuk menghentikan penjajahan zionis atas tanah palestina.

Solusi dua negara yang dijargonkan menjadi senjata baru bagi israel untuk menduduki tanah palestina secara legal, sehingga langkah ini berbanding terbalik dengan harapan yang justru tidak diinginkan rakyat Palestina. Ada sekitar 26 negara yang masuk kedalam dewan perdamaian dunia di Gaza, salah satunya Indonesia.

Kalau menelisik dari jejak dukungan amerika terhadap penjajahan zionis maka hal yang lucu kalau amerika akan menghentikan penjajah ziois atas tanah Palestina, yang mana Amerika membentuk BOP untuk perdamaian Palestina sementara rakyat Palestina tidak ada yang dilibatkan.

Wacana BOP hanya sekedar janji yang tidak pernah teralisasi ujung-ujungnya demi kepentingan geopolitik dan ekonomi AS, intinya ingin menguasai Gaza dengan tameng membangun Gaza baru yang perencanaan Pembangunan Gedung-gedung pencakar langit, wisata Pantai, Pelabuhan, bandara menara dan apartermen untuk kepentingan para pemegang kekuasaan dan kapitalis rakus nan serakah.

Mengamati hal ini bahwa negara yang bergabung dengan dewan tersebut merupakan negara mayoritas muslim yang dipimpin oleh seorang muslim juga, namun keberhasilan penjajah membentu retorika jebakan sehingga justru negara-negara muslim menjadi penyokong pembagian negara Palestina menjadi dua bagian atau yang di sebut solusi dua negara, palestina yang terjajah dipaksa berbagi tanah kepada penjajah.

Ini merupakan pemaksaan dan perampasan yang di aminkan oleh para pendukung penjajah. Pemimpin yang bergabung serasa menjadi pahlawan atas perdamaian ini, padahal ini adalah penyerahan tanah terhadap penjajah dengan sukarela.
Padahal telah jelas dan nyata bahwa mereka penjajah merupakan musuh islam yang ngin menghancurkan islam.
Masuknya Indonesia dalam Board of Peace Adalah bentuk penghianatan terhadap konstitusi negara dan kemungkaran nyata yang bertentangan dengan perintah Allah, israel dan amerika merupakan penjajah dan mereka adalah kafir harbi fi’l yang merupakan musuh yang ingin menghancurkan islam.

Negeri-negeri muslim tidak boleh bersekutu dengan negara kafir yang memusuhi Islam, seharusnya muslim bersatu untuk saling menjaga membela dan mempertahankan hak muslim itu sendiri bukan justru bersekutu dengan penjajah. Hal ini hanya akan terwujud Ketika kepemimpinan islam Kembali yang mana keamanan, kesejahteraan dan hak hidup terjamin oleh negara.

Dan islam memiliki sistem yang mampu merealisasi itu semua, yaitu dengan sistem islam khilafah yang mana kekuatan islam untuk menjaga hak darah dan tanah kehidupan suatu negeri.
Penjajahan harus di hentikan tidak ada bagi-bagi tanah secara gratis kepada penajajah, untuk membungkam penjajah Adalah dengan cara jihad fii sabilillah. Solusi satu-satunya melenyapkan para penjajah, Allah telah menegaskan hal tersebut didalam alquran surah Al-Baqarah ayat 191 : “Jika mereka memerangimu, maka perangilah mereka demikianlah balasan bagi orang-orang kafir”

Tentunya jihad tersebut harus dalam satu komando dan kepemimpinan islam yaitu Khilafah. Karena kalau berharap pada sistem saat ini semua hanyalah semu, seperti bola pamanas yang bergulir membakar semua negeri-negeri muslim dengan kerakusan dan kearoganan sistem kufur saat ini. Wallahu a’lam bisshowab[] Sumber Foto : Canva

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *