Saat ini banyak umat Islam yang sudah melakukan sholat, namun sholatnya belum bisa mencegah perbuatan keji dan mungkar, sholat wajibnya sudah rutin, namun belum bisa mencegah perbuatan keji dan mungkar, kira-kira apa penyebabnya?
Oleh: Tuti Rahayu
WacanaMuslim-Bulan Rajab adalah bulan yang dimuliakan. Di mana pada bulan ini umat Islam di perintahkan untuk berlomba-lomba mengumpulkan kebaikan dan ketaatan, seperti sedekah, puasa, berdzikir, membaca Al Qur’an dll. Barangsiapa yang melakukan kebaikan, maka pahalanya lebih besar. Namun sebaliknya, jika melakukan keburukan, maka dosanya lebih besar. Bulan Rajab juga termasuk bulan haram (bulan yang di sucikan), artinya diharamkan melakukan pembunuhan, diharamkan untuk melakukan kemaksiatan.
Dalam Al Qu’an Surat Al Isra’ ayat 1 Allah berfirman:
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Artinya:
“Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami, Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.”
Pada bulan Rajab ada 4 peristiwa yang tidak boleh kita lupakan:
- Peristiwa Isro’ Mi’raj
Pada peristiwa ini baginda Rosululloh diperintahkan untuk melakukan shalat wajib 5 waktu.
Yang harus dipahami di sini adalah ketika seorang muslim melakukan sholat, tidak hanya melakukan gerakan-gerakan sholat saja, namun ketika umat Islam sudah menjalankan sholat, itu harus bisa mencegah perbuatan keji dan mungkar.
Allah SWT berfirman dalam QS. Al Ankabut ayat 45:
“Sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.”Saat ini banyak umat Islam yang sudah melakukan sholat, namun sholatnya belum bisa mencegah perbuatan keji dan mungkar. Sholat wajibnya sudah rutin, namun belum bisa mencegah perbuatan keji dan mungkar. Kira-kira apa penyebabnya?
Karena dalam melakukan sholat, do’a-do’anya tidak difahami, hanya yang penting gugur kewajiban. Sehingga banyak orang yang sholat tapi masih melakukan kemaksiatan, banyak orang sholat masih melakukan perzinaan, banyak orang shalat masih menjalankan riba, banyak orang sholat tapi melakukan korupsi, dll. - Aspek keimanan dengan segala konsekuensinya
Pada bulan Rajab ada peristiwa Perang Tabuk. Perang ini bukan sekedar pertempuran, tapi di situ ada ujian keimanan.
Dalam kondisi panas, kekeringan, godaan dunia, kelaparan, masa panen, pada saat itu juga ada kewajiban perang bersama Rosulullah. Hanya orang-orang yang beriman kuat saja yang mau bergabung dengan Rosulullah. Dari sini kita belajar pentingnya keikhlasan, pengorbanan yang tulus dan pentingnya persatuan melawan musuh-musuh Islam. Namun orang-orang yang imannya tidak kuat, akan membuat banyak sekali alasan supaya tidak ikut perang. Diantaranya ada yang beralasan masa panen tiba, sehingga tidak bisa meninggalkan. Ada juga ada yg ketakutan tidak bisa menjaga pandangan, karena orang-orang Romawi wanitanya cantik-cantik dan sebagainya.
Sehingga pada waktu itu ada beberapa orang yang melakukan taubatan nashuha karena merasa berdosa tidak ikut perang. - Pembebasan Al Quds (Palestina) dari tentara salib
Bahwasanya tanah Palestina adalah tanah kaum muslimin yang harus di jaga dan di pertahankan. - Runtuhnya kekhilafahan Islam di Turki ( Istambul)
Peristiwa ini membuat kaum muslimin kehilangan pemimpin yang menerapkan seluruh aturan Islam. Saat ini umat Islam berkewajiban untuk menegakkan kembali kekhilafahan, supaya aturan Islam bisa segera ditegakkan.
Saatnya kita mengajak keluarga, saudara, teman, untuk bersama-sama bergabung dalam sebuah jama’ah dakwah. Caranya adalah berinteraksi dengan mereka, mulai dekati mereka, mengajak diskusi dengan mereka, tunjukkan fakta-fakta yang sedang terjadi dan cari akar masalahnya. Solusikan dengan aturan Islam. Kalau bekal kita belum cukup untuk terjun ke masyarakat, saatnya kita mulai mengikuti kajian Islam Kaffah yang ada, istiqomah dalam belajar, Insya Allah kita akan mendapatkan ilmu yang bisa mengguncang dunia. Allahu Akbar.
Wallohu a’lam bishowab[] Sumber Foto : Canva

