Bisa jadi ini adalah azab dari Allah bagi AS, mengingat kedudukan AS yang selama ini menjadi penopang keberlangsungan genosida di Palestina.
Oleh Sri Syahidah (Aktivis Muslimah)
WacanaMuslim-Kebakaran hutan telah melanda Los Angeles, California sejak Selasa (7/1/2025). Peristiwa ini diprediksi menjadi salah satu bencana alam terburuk di Amerika Serikat (AS). Hingga Sabtu (11-1-2025) siang WIB, setidaknya sudah ada 11 orang korban yang meninggal dunia dan 180.000 orang lainnya mengungsi.
Selain di California, kebakaran Eaton juga menghanguskan 14.117 hektar. Dari bencana ini, total kerusakan dan kerugian ekonomi diperkirakan berkisar 60-130 miliar dollar AS atau sekitar Rp 979 triliun hingga Rp 2.121 triliun. (Kompas.com 11-1-2025)
Azab atau Peringatan
Kebakaran di AS kali ini tidak mampu dikendalikan apalagi dipadamkan. Sudah ribuan pemadam kebakan dikerahkan tetapi tak mampu memadamkan api. Api malah semakin meluas hingga semua bangunan habis dilahap si jago merah.
Banyak para pakar menyatakan prediksi-prediksi penyebabnya. Tetapi terkadang lupa mengaitkan bahwa semua peristiwa yang terjadi ada yang berkehendak. Sebuah peristiwa selalu berkaitan dengan peristiwa yang lainnya. Jika mau menelaah, kebakaran hebat ini berkaitan dengan apa yang sudah dilakukan oleh pemimpin AS.
Sebelum kebakaran ini terjadi, ada peristiwa yang mendahuluinya. Presiden terpilih AS telah memperbarui ancamannya sebelumnya bahwa akan ada “neraka yang harus dibayar” jika para sandera yang ditahan oleh Hamas di Gaza tidak dibebaskan sebelum ia kembali ke Gedung Putih pada tanggal 20 Januari. (suara.com 9-1-2025)
Bisa jadi ini adalah azab dari Allah bagi AS, mengingat kedudukan AS yang selama ini menjadi penopang keberlangsungan genosida di Palestina. Apa yang diucapkan oleh Presiden AS berbalik kepada negaranya sendiri. Dengan kesombongannya mereka seolah-olah memiliki kemampuan dalam mengendalikan semua yang ada di muka bumi.
AS lupa bahwa ada kekuatan Yang Maha Kuat yang sudah mengatur tipu daya yang lebih hebat darinya. Yaitu Allah Yang Maha Besar. AS merasa mampu melawan kehendak Allah. Ucapannya menjadi azab yang tak bisa ditolak lagi.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَمَكَرُوْا وَمَكَرَا للّٰهُ ۗ وَا للّٰهُ خَيْرُ الْمَا كِرِيْنَ
“Dan mereka (orang-orang kafir) membuat tipu daya, maka Allah pun membalas tipu daya. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.”
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 54)
Selain menjadi azab, peristiwa ini juga sebagai peringatan bagi seluruh umat. Terutama bagi para penguasa zalim agar selalu berhati-hati dalam berucap. Apalagi ucapan yang menantang Penguasa alam semesta. Sudahlah zalim karena tidak menaati aturanNya, malah memerangi kaum muslim dan mukmin. Ditambah lagi memusuhi ajaranNya.
Ikhtibar
Dari peristiwa kebakaran dahsyat tersebut hendaklah orang-orang beriman dan berakal semakin yakin bahwa Allah tidak akan membiarkan hambaNya sendirian. Allah Maha Penolong yang akan menolong kaum mukmin. Kalaupun semua manusia tidak mau menolong, maka Allah datangkan pertolongan itu melalui tentaraNya yang lain.
Allah tidak akan membiarkan musuh-musuhNya menghancurkan kaum muslimin dan kaum mukmin. Allah balas cash semua makar mereka. Ini merupakan ikhtibar dan pelajaran berharga bagi orang-orang beriman dan berakal.
Hendaklah semua manusia mengambil pelajaran dan segera bertobat serta kembali pada kebenaran Islam. Mengambil Islam sebagai panduan hidup dan menerapkannya sebagai satu-satunya aturan secara menyeluruh. Jangan memusuhi Islam, sebab memusuhi Islam sama dengan memusuhi Allah. Lalu masihkah ada manusia yang mampu melawan Allah?
Wallahu a’lam[] Sumber Foto : Canva

