Setelah berhijrah ke Yatsrib, Rasulullah membangun landasan-landasan utama bagi terbentuknya sebuah negara baru dengan landasan utama akidah aqliyah yaitu Islam
WacanaMuslim-Ahad pagi, 29 September 2024 Kajian Ibu Shalihah (Kaisha) Leces kembali digelar dan masih dalam suasana bulan Maulid dengan mengusung tema “MAULID NABI MUHAMMAD SAW, MENELADANI PERJALANAN DAKWAH RASULULLAH SAW”.
Acara dimulai dengan story telling tentang kisah Nabi Muhammad SAW, mulai dari beliau dilahirkan, hingga perjalanan dakwah beliau dan penyebaran Islam secara lebih luas lagi. Penjabaran materi selengkapnya disampaikan oleh Ustadzah Srisum.
Beliau menceritakan kelahiran nabi yang membawamu kegembiraan bagi semua keluarga, termasuk pamannya Abu Lahab yang dikemudian hari menjadi musuh Nabi SAW.
Sejak muda Nabi Muhammad menunjukkan pribadi yang luhur menjadi orang yang sangat dipercaya karena kejujurannya. Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama yaitu Surat Al Alaq ayat 1-5 di gua Hira, beliau pun langsung menyampaikan hal tersebut kepada istri beliau Khadijah, dan Khadijah menerima serta mempercayai bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah.
Ustadzah juga menjelaskan bahwa Nabi Muhammad juga menyeru sahabat-sahabat beliau. Abu Bakar, Ali bin Abu Thalib, Zaid bin Haritsah, dan juga para sahabat beliau yang lainnya. Dakwah Nabi mengalami bebagi rintangan dari kaum kafir Quraisy.
Selama hampir 13 tahun kenabian beliau berdakwah di Makkah hanya sedikit yang mengikuti ajaran beliau. Nabi dan juga kaum Muslimin di Mekah banyaknya gangguan, penyiksaan dan pemboikotan dari kaum kafir Quraisy.
Ustadzah menerangkan tentang tahapan-tahapan dakwah Nabi saat di Mekah. Dakwah secara terang-terangan di Fase Makkah ini adalah:
- Tahap pembinaan untuk mencetak kader dakwah yang berkepribadian Islam.
- Tahap penyebaran dakwah dan perjuangannya
-Membentuk kutlah/kelompok dakwah
-Menyerang pemikiran dan budaya yang menyimpang ( membunuh bayi perempuan hidup-hidup, riba, zina, minum khamr, judi dll)
-Membongkar makar orang kafir - Thalabun Nushrah
-Mengontak kabilah-kabilah Arab (mencari dukungan Ahlulquwwah)
-Baiatul Aqobah 1
-Baiatul Aqobah 2
Dalam upaya menyelamatkan dakwah IsIam dari gangguan kafir Quraisy, Rosulullah memutuskan untuk hijrah dari Makkah ke Yatsrib/Madinah. Bukan karena takut siksaan orang Quraisy tapi semata-mata untuk mendirikan negara yang berlandaskan IsIam ( dimana beliau sebagai Nabi sekaligus Kepala Negara). Mengapa harus hijrah dan membutuhkan suatu negara? Karena AGAMA DAN POLITIK itu tidak dapat dipisahkan dan IsIam telah mengaturnya, dimana:
A. Dalam menerapkan IsIam Kaffah butuh institusi politik yaitu negara
B. Untuk efektivitas dakwah
C. Untuk meraih Rahmatan lil Aalamiin
Setelah Nabi Muhammad SAW berhijrah ke Yatsrib (Madinah), Rosulullah membangun landasan-landasan utama bagi terbentuknya sebuah negara baru dengan landasan utama KEIMANAN/AKIDAH YANG KUAT yaitu ISLAM. Dalam dakwah pada fase Madinah ini, langkah-langkah yang diambil adalah:
A. Mempersatukan Anshor dan Muhajirin
B. Membangun masjid-masjid
– Yang pertama membangun masjid Quba disebelah tenggara Madinah
– Sedang di Madinah sendiri dibangun Masjid pertama yaitu Masjid Nabawi, dimana Rosulullah sendiri turut serta dalam pembangunannya.
C. Mengukuhkan PIAGAM MADINAH
D. Menyebarkan dakwah keluar Madinah
Pada masa Rosulullah, Masjid digunakan sebagai pusat kegiatan yang meliputi:
A. Pusat peribadahan
B. Pusat kegiatan masyarakat
C. Pusat Latihan dan Pendidikan dari Nabi Muhammad sendiri secara langsung
D. Tempat Pengadilan
E. Pusat penyelenggaraan pemerintahan
F. Menampung kaum muslimin yang kehabisan bekal
Begitu penjelasan Ustadzah.
Sebagai akhir pejelasan, Ustadzah menyampaikan bahwa Rasulullah menata perekonomian masyarakat Madinah dengan membuat Undang-Undang yang kemudian dikenal dengan nama PIAGAM MADINAH. Ditetapkannya Piagam Madinah merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam yang kemudian hari membawa perubahan yang sangat besar dalam kehidupan Umat Islam. Pembentukan masyarakat Madinah ini dapat diartikan sebagai terbentuknya NEGARA ISLAM hingga akhirnya Islam pernah berjaya selama hampir 14 abad dengan menguasai 2/3 wilayah di dunia.
Pesan Ustadzah yang sangat menggugah para peserta adalah:
“Apakah kita sebagai kaum Muslim tidakkah kita merindukan IsIam kembali berjaya? Dari perjalanan Dakwah Nabi Muhammad tersebut sebaiknya kita bisa mengikuti tuntunan seperti yang telah beliau lakukan dan menjadi warisan beliau :
A. Menerapkan semua syariat yang terdapat dalam Alquran dan Hadist
B. Melanjutkan perjuangan Dakwah Rosulullah
Dan kita lanjutkan terus Dakwah Nabi Muhammad SAW yang nantinya bisa menjadi amal kita dan menjadi syafaat di hari akhir nantinya. Aamiin. “
Baca Juga : https://wacanamuslim.web.id/dibalik-kampanye-global-cegah-kawin-anak/
Setelah penyampaian materi yang benar-benar beragam, kemudian diadakan kuis untuk melihat apakah penyampaian materi tersebut telah dipahami dan nantinya bisa mengamalkannya. Dan dilanjutkan dengan beberapa pertanyaan dari para undangan yang hadir. Acara ditutup dengan doa.
Semoga dengan kajian ini bisa lebih menambah wawasan dan ilmu kita sebagai muslimah dan menjadikan kita sebagai manusia mulia yang bermanfaat bagi orang banyak dalam kebaikan. Aamiin.[]
Reporter oleh Intan

